Home / Pembangunan / Jambi Mandirikan 191 Desa Tertinggal
Gubernur Jambi Zumi Zola memukul gong pembukaan Rakor Pengunaan Dana Desa untuk Program Padat Karya Tunai di jambi/humas

Jambi Mandirikan 191 Desa Tertinggal

HALUAN JAMBI : Pemerintah Provinsi Jambi bertekad untuk menghapus predikat “tertinggal” yang masih tercatat sebanyak 191 desa tersebar di sembilan kabupaten yang ada di Bumi Sepecuk Jambi Sembilan Lurah, Jambi.
Saat membuka Rakor Penggunaan Dana Padat Karya Tunai Desa dan Sosialisasi Perjanjian Kerjasama Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi Kementerian Dalam Negeri serta Polri di Provinsi Jambi Tahun 2018, Rabu malam kemarin, Gubernur Jambi Zumi Zola menyatakan di pengujung Program Jambi TUNTAS 2021, 191 desa tertinggal tersebut bakal setara dengan desa lainnya, yakni menjadi desa mandiri dengan kondisi masyarakatnya yang lebih sejahtera.
Zola menyampaikan, pembangunan desa nan mandiri merupakan prioritas dalam program dan Visi- Misi Jambi TUNTAS 2021. “Kita telah menyiapkan program unggulan untuk menuntaskan desa tertinggal di Provinsi Jambi sebanyak 191 desa sampai tahun 2021 melalui bantuan keuangan untuk membangun infrastruktur, ekonomi desa, meningkatkan kapasitas aparatur desa,” ungkap Zola.
Terkait penguatan infrastruktur serta upaya mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan, melalui Program Padat Karya Tunai Desa, jelas Zola difokuskan untuk lima kegiatan pembangunan. Yakni pembangunan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades), pembangunan Embung Desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta Sarana Olahraga Desa (Sorga Desa).
“Program Padat Karya akan berdampak signifikan mendorong dan menciptakan kesempatan kerja yang langsung bisa dinikmati oleh masyarakat dari sisi kompensasinya yang mampu mendorong daya beli masyarakat desa sehingga diharapkan mampu mengurangi jumlah masyarakat miskin di Indonesia termasuk provinsi Jambi,” jelas Zola.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi Lutpiah menyebutkan, terkait pelaksanaan penyelenggaran dana desa Jambi termasuk baik, mendapat peringkat delapan nasional.
“Untuk tahun ini ada pengurangan jumlah di Bungo dan Sarolangun dimana menurut Bappenas ada desa tertinggal maupun miskin telah berubah menjadi berkembang sehingga terjadi pengurangan anggaran,” kata Dra. Lutpiah.
Keberadaan Dana Desa untuk mendukung pembangunan, termasuk dana dari Pemerintah Provinsi Jambi sebesar 60 juta rupiah dimana 40 juta rupiahnya untuk infrastruktur dan 20 juta rupiah untuk kelembagaan desa.” Sangat membantu perkembangan desa,” kata Lutpiah. (HJ-01)

Check Also

Eksekutif dan Legislatif Sepakati Perubahan RPJMD Jambi

HALUAN JAMBI : Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi Tahun 2016 sampai tahun …

Zola Genjot Perbaikan Jalan Tempino-Bulian

HALUAN JAMBI : Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli Rabu sore meninjau sejumlah lokasi kerusakan ruas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *